Menurut para ahli tubuh manusia
75 % terdiri dari air, otak 74,5 % air, darah 85% air, tulang yang keras pun mengandung 22 % air, bahkan di planet yang kita diami ini ¾ nya terdiri dari
air. Permasalahannya adalah ada apa dengan air?
Allah
SWT berfirman dalam Q.S Al-Anbiya : 30. Yang artinya “Dan Kami ciptakan dari
air segala sesuatu yang hidup”. Dalam kitab-kitab tafsir klasik, ayat tadi
ditafsirkan bahwa tanpa air semua akan mati kehausan. Terapi di Jepang, Dr.
Masaru Emoto dari Universitas Yokohama dengan tekun melakukan penelitian tentang
perilaku/tingkah laku/gerak-gerik air. Air minum dari mata air di Pulau Honshu
dido’akan secara agama Shinto, lalu didinginkan sampai -50 C di laboratorium, lantas difoto dengan mikroskop electron dengan kamera kecepatan
tinggi. Ternyata Molekul air membentuk kristal segi enam yang indah. Percobaan diulangi dengan membacakan kata “Arigato” didepan botol air tadi Kristal kembali membentuk sangat indah. Lalu dicoba menghadapkan dengan tulisan huruf Jepang “Arigato”. Kristal membentuk dengan keindahan yang sama. Selanjutnya ditujukan kata “syetan”. Kristal membentuk buruk.
dido’akan secara agama Shinto, lalu didinginkan sampai -50 C di laboratorium, lantas difoto dengan mikroskop electron dengan kamera kecepatan
tinggi. Ternyata Molekul air membentuk kristal segi enam yang indah. Percobaan diulangi dengan membacakan kata “Arigato” didepan botol air tadi Kristal kembali membentuk sangat indah. Lalu dicoba menghadapkan dengan tulisan huruf Jepang “Arigato”. Kristal membentuk dengan keindahan yang sama. Selanjutnya ditujukan kata “syetan”. Kristal membentuk buruk.
Diputar
musik Symphony Mozart, kristal muncul berbentuk bunga. Tapi ketika
musik Heavy Metal diperdengarkan kristal hancur.
Ketika
500 orang berkonsentrasi memusat pesan “peace” didepan sebotol air, kristal air
tadi mengembang bercabang-cabang dengan indah. Dan ketika dicoba dibacakan doa
islam, kristal dengan bersegi enam dengan lima cabang daun muncul berkilau. Subhanallah. Dr. Emoto akhirnya berkeliling
dunia melakukan percobaan dengan air di Swiss, Berlin, Perancis, Palestina, dan
ia diundang ke Markas PBB di New York untuk mempresentasikan temuan pada bulan
Maret 2005 lalu. Ternyata air bisa “mendengar” kata-kata, dan “membaca” tulisan
dan “mengerti” pesan.
Dr.
Masaru Emoto menguraikan bahwa air bersifat bisa merekam pesan, seperti
mengetik atau compact disk. Semakin
kuat konsentrasi pemberian pesan semakin dalam pesan tercetak di air. Air bisa
mentransfer pesan tadi melalui molekul air yang lain. Dengan temuan ini bisa
menjelaskan, kenapa air putih yang didoakan bisa menyembuhkan si sakit? Dengan
izin Allah ternyata molekul air itu menangkap pesan doa kesembuhan. Setelah
diminum pesan doa kesembuhan tadi merambat kepada molekul air lain yang ada di
tubuh si sakit.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar